Artikel:
Indeks dollar AS menguat setelah salah satu pejabat Bank Sentral Amerika Serikat (Fed) yang memgang hak suara dalam rapat moneter Fed tahun ini, Dennis Lockhart, mendukung kenaikan suku bunga acuan dalam waktu dekat. Ekspektasi pasar mengenai kenaikan suku bunga semakin membesar dengan pernyataan Lockhart ini. Indeks dollar berhasil menembus ke atas level 98.00.
Hari ini, data Non-Farm Payrolls AS versi ADP akan menjadi perhatian pasar. Data ini dijadikan benchmark untuk data NFP rilisan pemerintah di hari Jumat. Prediksi pasar masih cukup optimis, data masih diperkirakan di atas 200 ribu pekerja atau tepatnya 216 ribu. Namun bila hasilnya di bawah perkiraan 216 ribu, dollar AS bisa tertekan turun kembali.Selain data ADP, AS akan merilis data Neraca Perdagangan dan data ISM Non-manufaktur. ISM Non-Manufaktur bulan Juli diekspektasikan lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya. Yang bila hasilnya sesuai prediksi, dapat mendukung penguatan dollar.
Sebelumnya di sore hari, data aktivitas sektor jasa Inggris masih akan menjadi market mover untuk poundsterling. Data yang lebih bagus dari prediksi 58,1 bisa mendorong penguatan GBPUSD yang saat ini tertekan ke area 1.5537.
Sementara harga minyak mentah WTI akan mendapatkan market movers dari data stok minyak mentah AS dari Badan Informasi Energi (EIA). Penurunan stok bisa mendukung penguatan harga minyak yang saat ini masih tertekan di bawah area $46 per barel.
Dan dari bursa saham AS, laporan earnings yang akan dirilis yaitu dari perusahaan Motorola Solutions, Polo Ralph Lauren, Time Warner, CBS dan Prudential.
NOTES :Sangat di anjurkan untuk mencoba simulasi nya dulu sebelum melanjutkan ke dalam transaksi yang sesungguhnya.
Daftar Simulasi untuk mendapat Login dan Password di sini ... REGISTER DEMO