Artikel: Monexnews - Toyota Motor Corp. pada hari Selasa melaporkan rekor laba bersih kuartalan sebesar 646,4 milyar ($5,21 milyar), seiring raksasa otomotif Jepang itu terus diuntungkan oleh depresiasi Yen. Toyota juga membukukan pendapatan kuartalan sebesar 6,99 trilyun, naik 9,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meskipun posisinya di puncak penjualan global telah tersalip oleh Volkswagen AG pada semester pertama tahun ini, jumlah laba Toyota masih terus membayangi perolehan rivalnya tersebut. Hal itu tidak lepas dari pelemahan mata uang Yen, yang membuat ekspor Toyota menjadi lebih menguntungkan. Pada periode April-Juni 2014, Toyota menggunakan acuan nilai tukar rata-rata 102 terhadap Dollar AS, sementara pada saat ini Greenback diperdagangkan di kisaran 124. Bagaimanapun, Toyota mencatat laju pertumbuhan penjualan yang lebih lambat dibandingkan rivalnya di pasar AS. Pertumbuhan penjualan 1,7% di pasar AS pada kuartal April-Juni masih lebih rendah dibandingkan laju pertumbuhan industri secara keseluruhan yang mencapai 3,3%. Penjualan kendaraan SUV danpick-up tumbuh. Namun penjualan mobil penumpang, yang menyumbang lebih dari setengah angka penjualan Toyota di AS, justru merosot hampir 8%. Sementara di China, yang merupakan pasar otomotif terbesar di dunia, Toyota telah membukukan angka penjualan yang kuat dalam beberapa bulan terakhir. Penjualan tercatat tumbuh pada kecepatan tahunan 20% di sepanjang periode April-Juni.