Devaluasi Yuan Melukai Outlook Apple

Advertisemen

Artikel:

Kejutan devaluasi mata uang Chinadiprediksi akan berdampak buruk pada Apple, sementara perusahaan rivalnya yang berbasis di China sebaliknya akan meraup keuntungan. Bagi Apple, pelemahan Yuan berarti penurunan pendapatan ketika Yuan dikonversikan kembali ke dalam Dollar AS. Di sisi lain, rivalnya seperti Huawei Technologies, Lenovo, dan Xiaomi, menjadi lebih untung karena biaya produksi menjadi lebih murah sementara harga jual produk yang sebagian besar dalam Dollar dapat meningkat.



Dalam indeks Dow Jones Industrial Average, Apple memiliki eksposur tertinggi kedua, setelah Intel, pada China. Berdasarkan data Factset, China menyumbang lebih dari 16% dalam pendapatan (revenue) Apple. Bank investasi, Jefferies, bahkan menurunkan target harga saham Apple pada hari Selasa berdasarkan ketidakpastian tingkat permintaan untuk iPhone, terutama di China, dan keyakinan investor akan pertumbuhan Apple yang perlahan berkurang.



Sampai dengan pukul 01:45 WIB, saham Apple (AAPL) menjadi beban utama perdagangan indeks Dow Jones dan diperdagangkan di level 113.73 dengan level tertinggi harian 118.13 dan level terendah harian 113.31. 


 

 

Advertisemen

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
Disqus Comments
© Copyright 2017 Pasang Artikel Backlink Tanpa Daftar Langsung Online - All Rights Reserved - Created By BLAGIOKE Diberdayakan oleh Blogger