Artikel: Saham Twitter meroket setelah Chief Executive Officer (CEO) temporer mengikuti langkah beberapa petinggi Twitter lain membeli saham situsmicroblogging populer tersebut. Interim CEO, Jack Dorsey, membeli hampir $875.000 saham Twitter, sehingga total pembelian oleh petinggi Twitter kini telah mencapai sekitar $1,5 juta. Usaha yang diharapkan memulihkan sentimen pasar pada saham Twitter yang sempat menyentuh rekor terendah $27 pada pekan lalu. Saham Twitter juga tertopang berita perpanjangan kerjasama dengan National Football League (NFL). Twitter memperpanjang kerjasama, yang dimulai di tahun 2013, untuk menyajikan layanan harian berupa video dan konten lain pada penggemar NFL. Langkah ini dianggap dapat menggiring lebih banyak pengguna terutama dari penggemar futbol AS. Beradasarkan data Nielsen, penonton reguler season NFL di tahun 2014 mencapai 202,3 juta penonton, sekitar 80% penonton televisi rumah dan 68% penonton potensial di AS. Setelah menyajikan laporan keuangannya yang terakhir, saham Twitter berfluktuasi dan tidak jarang merosot tajam. Meski pendapatannya masih mengungguli ekspektasi pasar, Wall Street kecewa tingkat pertumbuhan pengguna (user) Twitter di area AS kini stagnan padahal negeri Paman Sam merupakan pasar iklan terbesar.