Artikel: Unilever PLC merilis laporan keuangannya untuk periode semester pertama 2015. Laba perusahaan produk rumah tangga ini mengalami penurunan 18% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Produsen barang semacam Magnum ice cream, sabun Dove dan Axe deodorant ini menghasilkan net profit semester I 2015 sebesar EUR2,49 miliar ($2,72 miliar), atau lebih rendah dibandingkan torehan periode yang sama tahun lalu, 2,82 miliar. Sementara omset bisnis meningkat 1,8% menjadi EUR26.99 miliar. Dengan demikian maka laba per saham (terdelusi) turun 10% menjadi EUR0.87. Sementara jika memakai basis laba inti, yang tidak termasuk barang musiman dan pengaruh kurs, jumlah laba naik 8% berkat adanya buyback saham. Angka penjualan di negara berkembang, lokasi di mana 57% laba Unilever berasal tahun lalu, tumbuh 6% atau lebih rendah dibandingkan laju peningkatan semester II 2014 yang sebesar 6,6%. Bisnis perawatan tubuh mencetak kenaikan penjualan terbesar sebanyak 3,3% meski harganya banyak yang naik. Namun marjin operasional divisi ini turun sebanya 20 basis poin karena perusahaan menghabiskan uang lebih banyak untuk keperluan marketing.